Pagi yang cukup menyenangkan saat liburan. Jalan-jalan, beli barang, muter-muter gak jelas dan berbagai kegiatan asik lainnya. Namun semua itu rusak ketika alam memanggil.
Waktu itu diriku lagi muter-muter di toko barang bekas. Lalu tiba-tiba alam memanggil. Awalnya masih bisa nahan sambil liat-liat barang. Tapi ternyata perut gak bisa diajak kompromi. Langsung aja saya nanya ke petugas toiletnya dimana. "Disini gak ada toilet, dek.". What??!! Saya pun panik. Sempet kepikiran buat nanya apa disini njual toilet bekas. Tapi gak jadi.
Saya pun melirik ke arah pintu keluar. Terlihat jelas disana ada sebuah masjid yang berdiri kokoh di sebrang jalan. Dimana ada masjid disitu ada toilet. Ya gak? Mumpung jalan sepi, saya langsung kebut ke masjid. Ternyata saya tertipu. Itu masjid ternyata cuma bagian depannya doang yang bagus. Bagian belakangnya lagi direnovasi. Parahnya toiletnya ada di bagian belakang masjid. Cobaan macam apa ini.
Lalu saya teringat bahwa ada toko buku yang memiliki toilet umum di bagian luarnya di dekat sini. Langsung aja saya berjalan menuju toko buku tersebut, lebih tepatnya toilet tersebut. Untungnya kosong.
Waktu kembali ke toko barang bekas, saya melihat suatu pemandangan yang sangat tidak mengenakkan. Bayangkan tangan kirimu toko barang bekas dan tangan kananmu pom bensin. Kira-kira seperti itulah pemandangannya. Indah sekali bukan?