Akhir-akhir ini kita sering mendengar tentang kolonialisme dan imperialisme. Ada apa dengan kedua benda tersebut? Apakah mereka adalah dua benda sama yang dianggap berbeda? Atau dua benda berbeda yang dianggap sama? Bukan, mereka adalah dua benda berbeda yang dianggap berbeda. Sebenernya bukan benda juga, sih.
Kolonialisme
Kolonialisme berasal dari kata colonus yang artinya petani, juga colonia yang artinya tanah. Makanya semut kalau bikin koloni di dalem tanah.
Apa hubungannya sama kolonialisme yang dilakukan bangsa Eropa di Indonesia?
Seperti yang kita tahu, Tuhan itu maha adil. Eropa dikasih SDA dikit tapi cerdik bin licik, Indonesia SDA banyak tapi.... ya gitu, deh.
Hal itu mendasari terjadinya kolonialisme di Indonesia. Lah emang kolonialisme itu apa?
Kalau kita gunakan dalil pytaghoras, dalil stewart, dalil menelaus, dalil plato (emang ada ya?) sampai dalil naqli tentang poligami pasti gak akan ketemu. Karena secara umum kolonialisme bisa diartikan sebagai paham yang mendasari suatu negara untuk menguasai negara lain yang mengakibatkan terjadinya perpindahan sumber daya alam. Makanya ada kata-kata petani tadi.
Kolonialisme ini juga banyak jenisnya. Ada Eksploitasi, Deportasi, Penduduk, Kelebihan Penduduk, dan Sekunder. Aneh-aneh memang, walaupun tak ada yang aneh dalam pelaksanaannya.
Yang pertama Eksploitasi. Dari namanya udah jelas apa yang terjadi pada negara yang terkolonialisasi. Ya, SDAnya dieksploitasi secara brutal oleh bangsa pengolonialisasi. Seperti yang terjadi pada Indonesia.
Selanjutnya Deportasi. Deportasi itu kalau orang-orang bilang artinya mbuang narapidana. Gatau apa kata buaya kampung sebelah. Kolonialisme Deportasi ini dilakukan Inggris kepada Australia.
Di nomor urut ketiga kita punya Kolonialisme Penduduk. Kolonialisasi jenis ini diketahui dapat membuat penduduk asli daerah tersingkir dari daerah tersebut kemudian diganti dengan orang-orang pengolonialis. Contohnya Inggris yang bikin suku Aborigin di Australia tersingkir. Demen bener Inggris sama Australia.
Berikutnya ada Kelebihan Penduduk. Gak jauh beda sama Kolonialisme Penduduk, tapi kolonialisme yang ini gak sampai menyingkirkan penduduk asli.
Yang terakhir ada Kolonialisme Sekunder. Kalau yang satu ini hubungannya sama militer. Negara yang dikolonialisasi biasanya akan dijadikan pangkalan militer.
Imperialisme,
Berasal dari kata imperare yang berarti memerintah dalam bahasa Latin. Jadi, bisa dikatakan kalau imperialisme berarti memerintah daerah jajahan.
Secara umum bisa diartikan sebagai paham yang mendasari keinginan suatu bangsa untuk menguasai daerah jajahan dan membentuk pemerintahan disana.
Imperialisme juga dibagi berdasarkan waktu kemunculan dan tujuannya.
Berdasarkan waktu:
Berdasarkan tujuan:
Contohnya Inggris yang menguasai Australia, Malaysia, India dan Singapura sehingga negara- negara tersebut dijadikan negara protektoratnya Inggris.
Secara umum bisa diartikan sebagai paham yang mendasari keinginan suatu bangsa untuk menguasai daerah jajahan dan membentuk pemerintahan disana.
Imperialisme juga dibagi berdasarkan waktu kemunculan dan tujuannya.
Berdasarkan waktu:
- Imperialisme Kuno
- Imperialisme Modern
- Imperialisme Ultra Modern
Berdasarkan tujuan:
- Imperialisme Politik
Contohnya Inggris yang menguasai Australia, Malaysia, India dan Singapura sehingga negara- negara tersebut dijadikan negara protektoratnya Inggris.
- Imperialisme Ekonomi
- Imperialisme Kebudayaan
- Imperialisme Militer
====="Kolonialisme dan Imperialisme memang terlihat seru, namun sebaiknya jangan ditiru"===== ================================Ahmad F. Daniyal===========================
Kita sudah tau apa itu kolonialisme dan imperialisme. Namanya ilmu pasti akan lebih baik jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tapi gimana cara menerapkannya? Bukannya kolonialisme dan imperialisme adalah tindak kejahatan? Cukup sederhana ingat-ingat saja kutipan dari Ahmad F. Daniyal diatas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar