Senin, 04 April 2016

Penjelajahan Samudra

Penjelajahan samudra yang dimaksud disini adalah penjelajahan samudra yang dilakukan oleh bangsa Eropa. Buat apa mereka menjelajah samudra? Daerah tujuannya juga kebanyakan di Asia. Bukannya lebih deket lewat darat. Kalau lewat udara jelas nggak mungkin karena waktu itu kayaknya belum ada kapal selam.

Sebenernya mereka bisa-bisa aja lewat darat. Tapi mereka nggak berani. Bangsa Eropa ini memang dikenal pengecut. Bisa dilihat dari kulitnya yang selalu pucat. Apa yang mereka takutkan? Dulu, kalau mau berdagang sama orang Asia, biasanya mereka ke Konstatinopel. Namun kemudian kota tersebut dikuasai oleh Turki Utsmani, yang saat itu merupakan musuh orang-orang Eropa. Waktu itu emang gak jauh-jauh amat dari perang salib.

Dengan dikuasainya Konstantinopel oleh Turki Utsmani, perdagangan Eropa-Asia jadi terputus. Terus kenapa mereka gak lewat Rusia aja? Bangsa Eropa yang dikenal pengecut ini, ternyata memiliki teknologi yang cukup maju, kemungkinan hasil colongan dari orang-orang muslim waktu perang salib. Apakah teknologi itu? Kalo kata kucing tetangga, sih, meong-meong. Tapi kemungkinan nama aslinya adalah kapal layar. Lho, bukannya kapal udah ditemukan ribuan tahun sebelumnya? Itu mah kapal biasa, kawan. Tapi yang ini ada LAYARNYA. Dengan layar itu, para awak biasa pake buat nonton film-film jadul Zimbabwe kesukaan mereka. Mirip-mirip sama layar tancap. Tapi yang ini di kapal. Kenapa dikasih layar? Manusia memang selalu mencari cara agar kehidupannya jadi lebih mudah. Kalo dulu mereka harus ndayung biar kapal bisa jalan, sekarang ditinggal tidur aja kapal udah bisa nyampe tujuan. Kenapa? Karena ada layarnya, dan tentu saja angin.

Pelopor penjelajahan samudra ini adalah bangsa Portugis dan Spanyol. Bisa dimaklumi, dua negara tersebut ada di ujung benua Eropa yang paling jauh dari Asia. Rempah-rempah yang mereka beli di Konstantinopel kebanyakan bakal rusak sebelum nyampai kampung halaman. Orang-orang yang kehidupannya susah biasanya adalah pelopor kemajuan. Jadilah dua bangsa itu keliling dunia duluan daripada bangsa-bangsa yang lain.

Yang namanya manusia pasti gak akan lepas dari yang namanya persaingan. Untuk menghindari persaingan antar dua bangsa tersebut, Paus membagi daerah kekuasaan dan jalur bagi kedua negara. Portugal dapet 46 derajat BB ke timur, Spanyol dapet bagian barat. Entah dengan dasar apa. Hasil gambreng kali ya.



Orang-orang Portugal pertama yang jalan-jalan naik kapal dipimpin oleh Bartholomeu Dias. Tapi dia cuma jalan-jalan sampai ujung selatan benua Afrika karena bannya bocor ketemu badai disana. Jadi, ya, mereka balik lagi. Oleh Dias dkk, tempat itu dinamai Tanjung Badai. Tapi diganti sama Raja Portugal menjadi Tanjung Harapan, karena tempat tersebut dianggap memberikan harapan bagi bangsa Portugis untuk menemukan Hindia.

Perjuangan Dias dilanjutkan oleh Vasco da Gama. Orang Portugal ini berhasil memimpin pasukannya menemukan Hindia, yang saat itu mereka anggap sebagai daerah penghasil rempah-rempah.

Setelah diketahui bahwa daerah penghasil rempah-rempah adalah di Malaka, Alfonso d,Albuquerque memimpin pasukannya untuk bersilaturahmi ke Malaka lalu menguasainya. Yang akhirnya berhasil mereka taklukan pada tahun 1511. Dengan semangat EKA (Emas, Kejayaan, Agama) dan juga dendam yang mendalam terhadap islam, mereka menjajah Malaka tanpa ampun. Yang kemudian diteruskan oleh bangsa-bangsa Eropa lainnya, bahkan ada bangsa Asia yang iseng ikut-ikutan.

Daerah yang dikunjungi bangsa Eropa tentunya bukan India sama Malaka saja, mereka juga menemukan Australia dan Amerika. Kenapa orang-orang Malaka gak kepikiran untuk melakukan penjelajahan samudra?  Karena hidup disini udah enak. Terbukti bahwa cobaan dapat membuat hidup lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar