Segala sesuatu yang besar dimulai dari sesuatu yang kecil. Sesuatu yang kecil dimulai dari sesuatu yang lebih kecil. Sesuatu yang lebih kecil dimulai dari sesuatu yang lebih kecil lagi. Pasti udah bosen pake banget, kan denger begituan? Ya saya juga, sih. Tau nggak kenapa kita bisa bosen? Karena kita belum ngelakuin. Percaya deh, gaes. Kalau udah ngelakuin pasti kita malah pengen banget ngomong begituan.
Ayo mulai bergerak, gan. Tinggal bergerak aja kok susah. Tapi geraknya jangan asal, gan. Nanti cuma dapet capek doang. Bergeraklah dengan baik dan benar. Bergeraklah dengan keren, tapi nggak usah banyak gaya. Salah satunya ya gabung di organisasi.
Gabung di organisasi juga jangan asal-asalan. Dua hal yang paling mendasar adalah kekeluargaan dan profesionalisme. Keduanya harus seimbang. Kalau nggak seimbang, nanti jatoh. Kekeluargaan penting untuk menjaga hubungan antar individu dalam suatu organisasi, siapa tau nanti ada yang jadi keluarga beneran, kan? Sedangkan profesionalisme penting untuk kinerja kita. Jika porsi kekeluargaan berlebih, kinerja bakal menurun, karena kita menganggap hanya bekerja dengan keluarga sendiri. Nggak usah serius-serius amat lah. Porsi profesionalisme juga jangan sampe berlebih. Bayangin aja kalau dalam suatu organisasi semua orang kerjanya serius banget. Pasti nggak asik banget kan? Ya nggak?
Selain dua hal tadi, yang harus kita perhatikan adalah moral value dan performance value. Moral value adalah pandangan kita tentang baik buruknya suatu hal, sedangkan performance value adalah pandangan kita apa yang akan terjadi pada diri kit ajika kita melakukan suatu hal. Nah. Pasti nggak ngerti, kan? Oke kita senasib. Namun kemudian nasib saya berubah, dan saya pun akan mengubah nasib kalian. Tapi tentunya kalian sendiri yang akan menentukan nasib kalian masing-masing.
Ambil contoh ada orang yang mau nyontek. Jika kita memandang dari sisi moral value, kita akan melihat bahwa menyontek itu nggak baik, dosa, dan lain sebagainya. Awas aja kalau ada yang punya pandangan lain. Kalau dari sisi performance value, kita bakal mikir ini, “Ah, kalau nyontek dan ketauan nanti nilaiku langsung E. Nanti gedenya jadi koruptor”. Nah, udah keliatan kan bedanya? Ya pokoknya jangan nyontek lah!
Oiya masih ada sepasang hal penting lagi yang harus disampaikan. Tuh, hal penting aja udah berpasangan, kamu kapan? (Ya, saya juga kapan ya). Dan ternyata mereka berdua adalah pemimpin dan kepemimpinan. Kepemimpinan adalah karakter, sedanglan pemimpin adalah sosok. Setiap orang harus memiliki jiwa kepemimpinan, karena setiap orang adalah pemimpin bagi dirinya sendiri. Ya insya Allah nanti pemimpin keluarga lah. Sedangkan pemimpin (dalam artian memimpin orang-orang lain) hanya untuk sedikit orang saja, nggak perlu banyak-banyak. Lagian paling juga pada nggak mau. Liat aja kalau lagi ada pemilihan ketua kelompok. Pasti pada nunjuk-nunjuk orang lain, kan? Coba deh lain kali tunjuk diri sendiri. Pasti hidupmu akan terasa lebih indah.
Narasumber : Alian Fathira Khomaini (Ketua BEM KMFT UGM 2018)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar