Kamis, 28 Januari 2016

Doktrin Pak Erwin

Akhir-akhir ini banyak siswa MAN Insan Cendekia Serpong yang teracuni doktrin yang dilontarkan oleh Pak Erwin, salah satu guru sejarah disini. Bahkan ada yang sampai teriak-teriak gak jelas menyerukan semboyan ketidakgantengan "Raylights".

Apa sih doktrin itu? Kenapa efeknya bisa sampai membuat seorang siswa menjadi gila. Apakah ini akhir dunia? Inikah awal dunia baru? Mungkinkah ini yang dinamakan cinta? Apakah diriku ganteng? Begitu banyak pertanyaan yang dilontarkan menanggapi doktrin yang diketahui sangat berbahaya ini. Doktrin tersebut menyatakan bahwa sejarah; dekat; dengan; kita. Benda mengerikan apa itu sejarah? Kenapa dia berani dekat-dekat dengan kita.

Seorang yang ganteng pernah mendefinisikan sejarah sebagai sesuatu yang abstrak yang berkaitan dengan ruang dan waktu dan tentu saja pernah dialami oleh seseorang dan memiliki pengaruh yang cukup besar. 

Membicarakan sesuatu yang abstrak kalian mungkin akan menafsirkannya sebagai hantu atau makhluk gaib lainnya. Ya memang mirip-mirip dengan dua objek tadi. Sejarah memang tidak dapat ditentukan wujudnya tapi dapat menentukan wujud dari sesuatu.

Pak Erwin sendiri tidak menjelaskan mengapa sejarah bisa sampai dekat dengan kita. Sudah menjadi tugas saya untuk menjelaskannya kepada kalian semua. Karena kalo nggak bisa-bisa gak dapet nilai.

Sejarah itu dekat dengan kita. Bagaimana tidak? Semua hal yang telah kita lakukan adalah sejarah. Apa yang kita lakukan sekarang 0,00000080234000318001 detik kemudian akan menjadi sejarah.

Coba lihat benda-benda di sekitar kita. Semuanya pasti memiliki sejarah. Benda tersebut tak mungkin sejak dahulu seperti itu-itu saja. Pasti ada sesuatu di masa lalu yang membuatnya menjadi seperti sekarang.

Sudah jelas bahwa sejarah itu dekat dengan kita. Mulai dari diri kita sendiri dan juga apapun yang ada di sekitar kita. Sadarkah anda bahwa, anda telah masuk ke dalam sejarah?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar