Orang bilang sejarah itu sesuatu yang ada di masa lalu. Lalu apakah sesuatu itu? (Ya sejarah, lah). Ada yang bilang sejarah tak mungkin kembali lagi. Kayaknya sih, semuanya itu bener bener aja. Tapi kurang spesifik. Coba buat permisalan. Apakah "dia" ada di masa lalumu? Ya? Kalau begitu "dia" adalah sejarah. Apakah mungkin nasi yang sudah menjadi bubur kembali menjadi nasi? Tidak? Kalau begitu nasi adalah sejarah. Aneh bukan? Lalu apa kata-kata yang tepat untuk mendefinisikan sejarah?
Ehem, diriku yang ganteng ini memang bukan seorang ahli. Tapi mungkin diriku ini bisa mendefinisikan sejarah sebagai sesuatu yang abstrak yang berkaitan dengan ruang dan waktu dan tentu saja pernah dialami oleh seseorang dan memiliki pengaruh yang cukup besar.
Kenapa saya bilang begitu? Saya katakan abstrak untuk membedakan sejarah dengan "dia" dan nasi. Apa kamu mau "dia" dibilang abstrak? Lalu sejarah berkaitan dengan ruang dan waktu. Jika hanya ruang saja tanpa waktu itu adalah akhirat. Jika hanya waktu tanpa ruang tak ada yang bisa menempatinya karena tidak ada ruang. Sejarah haruslah pernah dialami oleh seseorang kalau belum pernah dialami seharusnya disebut masa depan. Dan jika sejarah tidak memiliki pengaruh yang besar menurut diriku hanya bisa disebut sebagai pengalaman saja.
Wih, keren juga kayaknya. Mungkin suatu hari nanti diriku akan diakui oleh sejarah sebagai pendefinisi terbaiknya dengan hanya memanfaatkan waktu luang.
penyakit Matengnya masih suka kambuh?
BalasHapus